Sabtu, 01 September 2018

SERI BUMI DATAR? BAGIAN 41 - MELIHAT SATELIT ISS SEDANG MENGORBIT BUMI


International Space Station atau ISS adalah satelit yang juga sebagai stasiun ruang angkasa.  ISS adalah satelit terbesar yang dimiliki oleh manusia yang merupakan bentuk pendudukan manusia di ruang angkasa.  Ukuran ISS hampir sama dengan ukuran lapangan sepak bola. ISS merupakan proyek ruang angkasa dari 16 negara. Setiap periode ada manusia atau astronot yang secara bergiliran tinggal dan hidup di dalam ISS. 

ISS mengorbit bumi dengan ketinggian sekitar  400 Km.  Jarak tersebut masuk dalam kategori Low Orbit.  Karena jaraknya yang tidak terlalu jauh, satelit ini harus mengorbit bumi dalam waktu sekitar 92 menit untuk satu kali putaran.  Jadi dalam sehari ISS mengelilingi bumi sekitar 15 kali.  Gambar di bawah ini adalah ilustrasi bentuk ISS.


Untuk lebih jelasnya tentang ISS, banyak artikel yang membahasnya antara lain tentang kapan diorbitkan, kegunaannya, cara merakit di ruang angkasa dan sebagainya, silakan temukan artikelnya dan dipelajari.

Dapatkah ISS dilihat dari bumi dengan menggunakan teleskop?
Tentu saja dapat  bahkan tanpa bantuan teleskop alias dilihat langsung dengan mata. 

Jika kita melihat dengan  mata secara  langsung kita hanya dapat melihat cahayanya saja yang merupakan pantulan sinar matahari dari badan ISS yang sangat reflektif.  Saat dilihat dengan mata, ISS berbentuk seperti bintang terang yang bergerak lebih cepat daripada pesawat. Bedanya dengan pesawat adalah cahaya ISS tidak berkedip-kedip seperti lampu pesawat.

Karena yang terlihat oleh mata adalah cahaya pantulan, maka biasanya ISS dapat dilihat beberapa saat setelah matahari terbenam atau sebelum terbit, Biasanya sehabis maghrib sampai Isya atau pagi sekitar jam  5.  Di mana pada saat itu langit dalam kondisi gelap namun posisi matahari belum jauh di bawah ufuk sehingga cahayanya  belum terhalang lengkungan bumi  dan  mengenai badan ISS.  Namun demikian ISS juga bisa dilihat siang hari asal cuacanya memungkinkan dan tentu dengan peralatan yang memadai.

Bagaimana caranya agar kita dapat melihat ISS?
Untuk dapat melihat ISS kita tidak perlu standby terus menerus menunggu. Kita hanya butuh bantuan software aplikasi yang dapat memprediksi kapan ISS akan lewat di atas kita.  Salah satu software aplikasi di HP android adalah ISS Detector yang bisa diunduh di google play secara gratis.

Dengan menggunakan aplikasi tersebut kita akan mendapatkan informasi antara lain

  • Kapan satelit akan lewat di atas kita (tanggal dan jam)
  • Posisi satelit saat melintas  yaitu arah (azimuth) dan ketinggian (elevasi)
  • Kekuatan cahaya penampakannya  (magnitudo)
  • Berapa lama satelit dapat dilihat (durasi penampakan)
  • Posisi ISS saat ini dan jalur yang akan dilintasi
  • Kondisi wilayah di bumi yang sedang mengalami siang atau malam.


Dengan mengetahui informasi tersebut kita akan dapat dengan mudah menemukan satelit ISS yang sedang mengorbit di atas kita. Aplikasi ini juga menampilkan jadwal satelit iridium yaitu satelit yang digunakan untuk sambungan telepon langsung via satelit.

Apa yang saya tulis di sini  bukanlah tanpa bukti.  Saya sudah membuktikannya saat tanggal 22 Agustus 2018 tepat di hari raya Idul Adha jam 05:07 pagi.  Walau menggunakan handycam seadanya saya berhasil merekam  ISS berupa cahaya seperti bintang yang sedang bergerak dari barat ke utara. 

Hasil rekaman yang saya dapatkan sayangnya kurang bagus, karena saya tidak menggunakan tripod sehingga saat zoom,  agak gemetar dan cahaya dari satelit jadi berkilauan.  Sebenarnya jika dilihat dengan mata langsung cahayanya seperti bintang yang sangat terang ,bergerak agak cepat dan tidak berkedip-kedip. 
Seperti ini capture  hasil rekaman saya



Bagi sahabat yang ingin mencobanya silakan ikuti cara seperti yang saya lakukan.

Pertama install dulu aplikasi ISS Detector di HP android.  Dan jalankan aplikasi tersebut, jika berhasil akan muncul tampilan yang kira-kira seperti gambar di bawah ini.




Di aplikasi akan muncul jadwal  ISS yang akan lewat di atas kita.  Agar kenampakannya cemerlang cari yang logo matanya paling besar.  Logo  mata menunjukan nilai magnitudo, semakin negatif semakin baik.  Magnitudo di bawah -2 adalah nilai yang baik untuk dapat dilihat.

Jika kita pilih salah satu maka akan menampilkan  gambar seperti  di bawah ini yang menunjukkan arah dan pergerakan satelit.



Untuk melihat informasi yang lebih detail  bisa kita pilih “Detail” dan akan muncul gambar seperti di bawah ini.



Nah sahabat selamat mencoba... dan semoga berhasil mengamati satelit ISS.

Adanya satelit ini sangat terang benderang membuktikan antara lain

  • Membuktikan gaya gravitasi.  Satelit memanfaatkan gaya gravitasi bumi untuk dapat mengorbit bumi.
  • Membuktikan  bumi bulat. Satelit harus mengorbit pada bumi yang bentuknya  bulat.  Dan  juga penampakan bumi yang bulat bisa dilihat dari satelit ISS dan difoto dari satelit lainnya.
  • Membuktikan bumi berotasi.  Inklinasi Orbit ISS adalah 51.6 derajat terhadap bidang equator, sehingga jika dilihat dari bumi, jalur ISS akan berbeda-beda  akibat rotasi bumi.  Jika bumi tidak berotasi maka orbit ISS akan selalu tetap terhadap suatu wilayah di bumi.  Kita bisa melihat di aplikasi bahwa pada setiap penampakannya, jalur ISS mengalami perbedaan.  Ini sekaligus juga membantah teori geosentris yang menyatakan bumi bulat tapi tidak berotasi.

Satelit adalah benda nyata yang sedang mengorbit bumi.  Sudah banyak sekali orang yang melihat satelit terutama ISS  yang sedang mengorbit bumi.  Dan banyak yang menuliskan pengalamannya di internet.  Ada juga yang berhasil mengambil fotonya menggunakan teleskop dengan penampakan bentuk satelit yang sesungguhnya.

Bagi sahabat penggemar bumi datar yang masih meragukan satelit apalagi ngotot-ngotot minta bukti foto (toh kalau ditunjukkan fotonya pun langsung merespon autoCGI, padahal ilmu fotoforensik saja tidak punya) saya sarankan cobalah berusaha melihatnya sendiri.  Apalagi jika sahabat menggunakan teleskop, mungkin bentuk sebenarnya akan terlihat jelas.

Kunci untuk bisa mengerti dan memahami alam semesta ada pada sahabat sendiri, rela apa  tidak untuk belajar dan membuktikan sendiri tanpa harus disuapi video dari youtube ala FE101.  Jargon open minded yang sahabat dengungkan seharusnya menjadi kunci untuk mengkritisi video FE101.  Cobalah review video FE101 yang menyatakan tidak ada pengamat teleskop yang mengaku  melihat satelit.  Apakah pernyataan tersebut adalah informasi yang benar? 

Faktanya sebelum terjadi demam bumi datar di negeri ini sudah banyak orang yang menuliskan pengalamannya melihat satelit yang tentu saja tidak ada urusannya dengan perdebatan bumi datar.  Dan melihat petualangan pembuat video FE101 sepertinya sudah banyak melanglang dunia maya, tentu aneh kalau sampai mengeluarkan pernyataan “tidak ada orang yang melihat satelit”.  Padahal dengan mengetik kaca kunci “melihat satelit” pada google pun pasti akan ditampilkan berita dan informasinya.

Lalu apa tujuan pembuat video FE101 menyatakan bahwa tidak ada orang yang dapat melihat satelit? 

Wallahu alam





1 komentar:

Toko Aquatic mengatakan...

Thanks for info jangan lupa kunjungi website kami https://bit.ly/2zAzDd6

SERI BUMI DATAR?

Bukti Empiris Revolusi Bumi + Pengantar
Bukti Empiris Rotasi Bumi + Pengantar
Bukti Empiris Gravitasi + Pengantar

Seri 43 : Bantahan Cerdas Penganut FE3

Seri 42 : Bantahan Cerdas Penganut FE 2
Seri 41 : Melihat Satelit ISS sedang mengorbit Bumi
Seri 40 : Bantahan Cerdas Penganut FE

Seri 39 : Arah Kiblat Membuktikan Bumi Bulat

Seri 38 : Equation Of Time

Seri 37 : Mengenal Umbra Penumbra dan Sudut Datang Cahaya

Seri 36 : Fase Bulan Bukan Karena Bayangan Bumi
Seri 35 : Percobaan Paling Keliru FE
Seri 34 : Analogi Gravitasi Yang Keliru
Seri 33 : Belajar Dari Gangguan Satelit
Seri 32 : Mengapa Horizon Terlihat Lurus?
Seri 31 : Cara Menghitung Jarak Horizon
Seri 30 : Mengapa Rotasi Bumi Tidak Kita Rasakan
Seri 29 : Observasi Untuk Memahami Bentuk Bumi
Seri 28 : Permukaan Air Melengkung
Seri 27 : Aliran Sungai Amazon
Seri 26 : Komentar dari Sahabat
Seri 25 : Buat Sahabatku (Kisah Kliwon menanggapi surat FE101 untuk Prof. dari LAPAN)
Seri 24 : Bukti Empiris Gravitasi
Seri 23 : Bukti Empiris Revolusi Bumi
Seri 22 : Bukti Empiris Rotasi Bumi
Seri 21 : Sejarah Singkat Manusia Memahami Alam Semesta

Seri 20 : Waktu Shalat 212
Seri 19 : Kecepatan Terminal
Seri 18 : Pasang Surut Air Laut
Seri 17 : Bisakah kita mengukur suhu sinar bulan?
Seri 16 : Refraksi
Seri 15 : Ayo Kita Belajar Lagi
Seri 14 : Perspektif
Seri 13 : Meluruskan Kekeliruan Pemahaman Gravitasi
Seri 12 : Teknik Merasakan Lengkungan Bumi
Seri 11 : Gaya Archimedes terjadi karena gravitasi
Seri 10 : Azimuthal Equidistant
Seri 9 : Ketinggian Matahari pada bumi datar
Seri 8 : Bintang Kutub membuktikan bumi bulat
Seri 7 : Satelit Membuktikan Bumi berotasi
Seri 6 : Rasi Bintang membuktikan bumi berputar dan berkeliling
Seri 5 : Gravitasi membuktikan bumi bulat
Seri 4 : Besi tenggelam dan Gabus terapung
Seri 3 : Gaya gravitasi sementara dirumahkan
Seri 2 : Bola Golf jadi Penantang
Seri 1 : Satelit yang diingkari